ManiakMotor – Matik
Tune-Up 200 cc di dua tahun penyelenggaraan Pertamina Enduro Drag Bike
(PEDB) adalah kelas favorit. Tahun ini juga akan jadi pesaing Bebek
Tune-Up 200 cc dan Ninja 150 cc bodi standar. Bahkan di detik-detik
terakhir ternyata starternya melampui Bebek Tune-Up 220 yang diberitakan
sebelumnya yang terbanyak di event PEDB yang berlangsung di Parkir
Timur Senayan, Jakarta Selatan, 23 - 24 Maret 2013.
Total pengikut di
kelas ini 89 starter atau lebih banyak 3 starter dari Bebek 200 cc.
Makanya penyisihannya didahulukan atau menysul penyisihan Bebek 200 Cc.
Dalam sesi sisih menyisih ini, Imam Ceper yang memakai Yamaha
Mio dari tim Yong Motor Nano-Nano ART bikin catatan 7,765 detik. Itu
belum mengalahkan catatan tercepat selama musim lalu yang 7,604 detik
oleh Saiful Cibef. “Ini kan masih penyisihan, masih ada kesempatan
besok,” jelas Ceper yang memang Ceper sekali itu, saking Cepernya dia
seperti melihat langit saat bercerita dengan portal ini.
Sementara tim yang
spesialisi matik masih malu-malu mencatatakan waktu di bawah Ceper. Malu
dan belum mampu mungkin sama saja? “Ah, nggak begitu. Santai aja, yang
penting lolos ke babak selanjutnya,” tukas Tomo, pemilik tim TSS Adnoc
yang bicaranya selalu otomatis macam matik. Sama juga dengan tim Wahana
Baru Motor Bandung yang ‘hanya’ mencatatkan waktu terbaik kelima lewat
betotan gas dari Tokicho Kebo. Mudah-mudahan nama Kebo itu bukan yang
bajak sawah, becanda bro.
Ceper berhasil tercepat karena minim kesalahan di garis start, “Posisi foot step
telah diubah ke belakang dan lebih rendah, sehingga saat start kaki
jokinya masih menempel di step. Juga saat motor mulai melaju joki hanya
menggeser telapaknya saja tanpa menggerakan kaki sehingga motor tidak
goyang. Goyang kan menghilangkan waktu,” sebut Iyong Mustofa selaku
mekanik di tim tersebut.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar